Selasa, 16 Juni 2015

Cara Membedakan Antara Sakit Perut Maag atau Sakit Perut Tifus?

Banyak yang tidak membedakan antara sakit perut maag dan sakit perut tifus. 
Baca penjelasan lengkapnya di sini.
Ditulis oleh:
dr. Mega Putridr. Mega Putri
Anggota Redaksi Medis
Kedokteran Umum
KlikDokter.com




Sakit Perut Maag atau Sakit Perut Tifus?Gejala sakit maag dan sakit demam tifus memiliki kesamaan, di antaranya adalah nyeri perut, mual, dan muntah. Banyak orang yang keliru ketika terjadi gejala nyeri pada perutnya, awalnya dikira penyakit maag ternyata sakit demam tifus. Oleh karena itu, perlu diketahui perbedaan sakit perut pada maag dan sakit perut pada demam tifus.
Demam tifus merupakan penyakit peradangan pada usus yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella typhi yang tertular lewat makanan dan minuman yang airnya terinfeksi bakteri. Kuman ini masuk melalui mulut dan menyebar ke lambung lalu ke usus halus. Bakteri Salmonella typhi ini memperbanyak diri di dalam usus halus.
Sedangkan sakit maag adalah suatu proses peradangan yang terjadi pada dinding yang melapisi lambung yang menyebabkan nyeri pada perut bagian atas (ulu hati).
Kenali perbedaannya dengan mencermati beberapa gejalanya berikut ini :

  • Sakit perut, mual, dan muntah
Orang yang menderita demam tifus akan merasakan sakit perut di sebelah kiri, di mana terdapat usus 12 jari yang sedang mengalami infeksi. Sedangkan pada penyakit maag, rasa sakit terasa di perut bagian atas atau ulu hati. Sementara itu, mual dan muntah bisa terjadi pada sakit maag dan juga demam tifus.
  • Demam
Penderita penyakit demam tifus disertai dengan demam yang terjadi selama beberapa hari. Demam bisa mencapai 40 derajat celcius. Denyut nadi pada penderita demam tifus menjadi melambat, dikarenakan terdapatnya racun dari kuman tifus yang sedang bereaksi.
  • Perubahan pola BAB
Pola BAB pada penderita demam tifus menjadi berubah. Perubahan ini bisa berupa diare atau bisa juga tidak buang air besar dalam waktu yang cukup lama (konstipasi). Sedangkan pada sakit maag tidak terjadi perubahan pada pola buang air besar.
  • Lidah berwarna putih
Pada penderita demam tifus, lidah bagian tengah akan menjadi berwarna putih dengan pinggir-pinggirnya berwarna kemerahan, dan jika lidah dijulurkan akan gemetar (tremor).
Tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah terkena penyakit demam tifus adalah menjaga kebersihan. Contohnya: membiasakan diri untuk selalu cuci tangan, memilih makanan dengan benar, membiasakan diri mengonsumsi makanan hangat dan dimasak dengan matang (karena dapat membantu mematikan bakteri), dll.
Jika Anda mengalami sakit perut dan disertai dengan gejala-gejala di atas, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi kepada dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Sumber : http://klikdokter.com/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar